Home » » Daftar Objek Wisata Dataran Tinggi Dieng yang Paling Direkomendasikan

Daftar Objek Wisata Dataran Tinggi Dieng yang Paling Direkomendasikan

Posted by Biro Wisata Dieng | Agen Perjalanan Wisata Enjoy Dieng Tour on Minggu, 22 Mei 2016

Obyek-obyek Wisata Dieng Plateau yang Wajib Anda Kunjungi


Telaga Warna, Dataran Tinggi Dieng

Jika Anda adalah orang yang hidup di kawasan pesisir, tentu saja kawasan wisata pantai menjadi objek yang sangat biasa untuk dikunjungi. Jika waktu dan kesempatan serta dana memungkinkan, mungkin saja Anda akan berpikir menghabiskan waktu liburan Anda ke daerah pegunungan.

Hal ini tentu saja fenomena yang sangat umum. Sebagai contoh, orang-orang di Semarang yang dekat dengan pantai mungkin saja memilih Bandungan sebagai alternatif liburan mereka. Orang-orang Yogyakarta sama juga, mereka akan memilih alternatif wisata di daerah Kaliurang yang merupakan kawasan wisata di lereng Gunung Merapi.

Bagi Anda yang ingin berwisata di daerah pegunungan dan dataran tinggi dengan alternatif objek wisata yang lebih beragam, Dieng Plateau mungkin saja dapat Anda jadikan pilihan untuk berlibur, baik sendiri, bersama rekan, atau bersama orang-orang yang Anda sayangi.

Kawasan Dieng secara administratif terletak di dua kabupaten, yaitu Wonosobo dan Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Namun demikian, hampir tidak ada wisatawan yang concern terhadap pembagian administratif tersebut.

Dieng memberikan opsi obyek wisata yang sangat beragam; telaga, candi, mata air, kawah, goa, event, sumur, wisata edukasi, dan moment.

Salah satu obyek wisata di Dataran Tinggi Dieng adalah telaga. Terdapat setidaknya empat telaga yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Telaga Warna, Telaga Pengilon, Telaga Cebong, dan Telaga Merdada. Telaga Warna dan Pengilon terletak bersebelahan satu sama lain. Keistimewaan Telaga Warna adalah dari refleksi air telaga yang memancarkan warna beraneka ragam yang sangat indah. Sedangkan keistimewaan Telaga Pengilon adalah karena airnya yang sangat jernih sehingga saking jernihnya dapat digunakan untuk bercermin. Telaga Cebong dan Merdada juga mempunyai keistimewaannya sendiri. Namun demikian, kharisma dan popularitas dua telaga tersebut masih kalah dengan Telaga Warna dan Pengilon.

Objek Wisata lainnya adalah candi. Candi Dieng adalah candi kuno yang bercorak Hindu Syiwa. Menurut para ahli sejarah, candi-candi di daerah ini merupakan candi Hindu tertua yang berada di Pulau Jawa. Selain tertua, letak candi ini juga adalah yang tertinggi yang melambangkan tingkat keparipurnaan. Candi Dieng terbagi menjadi tiga cluster dan satu candi yang terletak menyendiri. Cluster tersebut adalah Arjuna, Gatotkaca, dan Dwarawati. Sedangkan candi yang berdiri sendiri adalah Candi Bima.

Disamping telaga dan candi, obyek wisata Dieng lain yang tidak kalah menariknya adalah mata air. Mata air yang termashyur adalah Tuk Bimo Lukar. Jika Anda pernah mengenal lagu keroncong yang berjudul Di Tepinya Sungai Serayu atau membaca buku geografi yang membahas sungai-sungai di Jawa, Sungai Serayu merupakan sungai mainstream yang ada di pulau ini. Tahukah Anda bahwa sebenarnya mata air sungai ini adalah Tuk Bimo Lukar. Tuk dalam Bahasa Jawa berarti mata air. Bimo sendiri adalah tokoh pewayangan. Sedangkan lukar berarti ganti baju. Dengan demikian, secara harfiah berarti mata air tempat Bima berganti baju. Konon katanya, air dari mata air ini berkhasiat sebagai obat awet muda. Percaya atau tidak, itu tergantung Anda. Tapi yang jelas, hari gini orang-orang pada pergi ke salon untuk tetap tampil awet muda.....hehehe.

Obyek Wisata yang tak kalah eksotisnya adalah kawah. Kawah merupakan hal yang melekat pada sejarah penduduk asli Dieng di masa lampau. Hal yang paling diingat oleh warga setempat adalah tragedi Sinila yang banyak merenggut nyawa para penduduk lokal. Tragedi ini terjadi karena kawah mengeluarkan gas beracun yang dapat menghilangkan nyawa dalam tempo sekejap. Meski terdapat banyak kawah, namun kawah yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Sikidang. Anda dapat menyaksikan kawah ini dari jarak dekat. Namun Anda harus selalu berhati-hati ketika mengunjungi kawah ini. Pastikan Anda menginjak permukaan tanah yang keras mengingat rekahan kawah ini dapat berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Goa-goa alam adalah opsi lain dari obyek wisata Dieng. Goa tersebut terdiri atas Goa Semar, Goa Jaran, dan Goa Sumur. Disamping eksotis, Goa-goa tersebut juga menjadi destinasi wisata religi bagi para pemeluk Agama Hindu dan penganut kepercayaan (Kejawen). Jika berkunjung ke Goa tersebut, seketika Anda akan merasakan nuansa dan aura mistis yang sangat kuat. Bahkan seringkali berkunjung ke sana, berkali-kali pula bulu tengkuk saya berdiri.

Menjadi primadona wisata yang terus menerus menanjak, pihak pengelola pariwisata Dieng juga turut menyemarakkan wisata Dieng dengan mengadakan kegiatan atau event. Satu yang paling terkenal adalah penyelenggaraan Dieng Culture Festival yang diadakan setiap tahun. Salah satu mata acara yang menjadi ikon dari acara ini adalah pemotongan rambut gimbal anak Dieng. Ritual pemotongan rambut ini merepresentasi mitos atau kepercayaan penduduk setempat bahwasanya apa yang diinginkan oleh anak berambut gimbal harus dituruti kemauannya. Jika tidak, maka rambut gimbal anak akan terus tumbuh meski rambut dipotong terus-menerus.

Daftar obyek wisata Dieng yang lain adalah sumur. Sumur yang sangat termashyur di kawasan wisata ini adalah Sumur Jalatunda atau Jolotundo. Sumur ini terletak sekitar tujuh kilometer dari kawasan wisata inti. Keunikan sumur ini adalah kedalamannya yang konon bisa mencapai seratus meter dari bibir sumur. Namun juga tidak ada pernyataan resmi dari ahli mengenai kedalam eksak dari sumur tersebut. Hal lain yang menjadikan sumur ini unik adalah mitos yang berkembang di masyarakat. Konon katanya, siapa saja yang melempar batu hingga mengenai ujung dinding sumur, maka hajatnya akan terkabul. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, jika ingin hajatnya terkabul ya harus berdoa, berusaha, dan menyerahkan hasilnya pada Tuhan semata. Jika ingin tambah mantap, tidak ada salahnya bertamasya ke Dieng mengunjungi sumur tersebut dan mencoba melempar batu hingga mengenai dinding sumur. Siapa tahu hajat Anda terkabul...hehehe.

Daftar obyek wisata Dataran Tinggi Dieng lain yang mengandung unsur edukatif adalah museum Dieng. Musemun Kailasa namanya. Nama Kailasa sendiri berasal dari salah satu gunung yang yang didiami Dewa Syiwa. Keistimewaan museum ini adalah sebagai tempat menyimpan benda-benda kuno yang berasal dari kerajaan Hindu di Indonesia, khususnya dari Dinasti Sanjaya. Museum ini sangat menarik dijadikan tempat untuk mendapatkan data sejarah atau mengenalkan sejarah kepada siswa-siswa sekolah.

Disamping musem, Anda juga dapat mengunjungi Dieng Plateau Theater. Di sini Anda akan melihat pemutaran film tentang Dieng: sejarah dan keistimwewaan obyek wisata Dieng.

Yang terakhir adalah obyek wisata moment. Moment di sini karena letak excitement dari kunjungan wisata Anda adalah terkait dengan moment tertentu. Saat ini yang sedang menjadi hits adalah menunggu moment matahari terbit dari Bukit Sikunir atau Sikunir Golden Sunrise. Saya sendiri sangat menikmati saat matahari terbit dari tempat tertinggi se-Jawa ini.

Demikian daftar objek wisata Dieng yang paling direkomendasikan. Jika Anda tertarik untuk berlibur ke sana dan ingin menggunakan jasa Paket Wisata Dieng dari kami, silahkan menghubungi kami. 

Thanks for reading & sharing Biro Wisata Dieng | Agen Perjalanan Wisata Enjoy Dieng Tour

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Entri Populer